Khotbah tentang Tuhan itu Baik

Tuhan itu Baik (Nahum 1:7)

Khotbah tentang Tuhan itu Baik – Pembacaan Alkitab kita pada saat ini terdapat dalam kitab Nahum 1:7 tertulis demikian:
Nahum 1:7
Ssampai sekarang ini situasi perang masih terjadi di Ukraina dan jutaan orang mengungsi ke berbagai negara di Eropa. Pengungsian ini terjadi karena adanya berbagai ancaman dan bahaya yang terjadi di negeri mereka.

Renungan: Kebaikan Kita akan Diperhitungkan oleh Tuhan

Di tempat pengungsian mereka mendapatkan perlindungan keamanan dan dicukupi kebutuhannya bahkan warga negara Ukraina mendapatkan banyak perlakuan khusus di berbagai negara selama perang ini terjadi.

Berbicara tentang pengungsian, ayat ini mengatakan bahwa Tuhan adalah tempat pengungsian dan tempat perlindungan bagi kita. Sekitar 100 tahun sebelum Nabi Nahu, Yunus pernah diutus untuk berbicara kepada penduduk Niniwe agar mereka bertobat. Pertobatan terjadi pada waktu itu dan karenanya mereka diampuni dan tidak mengalami penghukuman dari Tuhan.

Namun, setelah itu orang-orang Niniew kembali lagi jatuh dalam dosa penyembahan berhala dan mereka melakukan banyak tindakan kejahatan. Untuk itulah Firman Tuhan kembali disampaikan melalui Nahum kepada mereka semua yang ada di sana agar mereka sadar dan bertaubat kembali melakukan yang benar.

Jika kita membaca kitab Nahum ini, pada bagian awalnya kita akan mendapatkan kesan seolah-olah Tuhan itu mempunyai dua wajah. Pertama adalah wajah yang penuh dengan amarah dan kedua wajah yang penuh kebaikan.

Nabi Nahum menyatakan bahwa Tuhan itu pemarah, pendendam dan pembalas kejahatan. Tapi disisi yang lain Ia juga berkata bahwa Tuhan itu panjang sabar dan baik.

Renungan: Tetap Percaya akan Firman Tuhan | Renungan Kristen

Khotbah tentang Tuhan itu Baik – Sebenarnya gambaran tentang Tuhan dalam ayat-ayat ini perlu kita pahami dalam konteks yang benar. Nabi Nahum sedang berbicara kepada sebuah bangsa yaitu bangsa Asyur yang seringkali melakukan berbagai kekejaman dan kejahatan. Karena itulah ia berbicara dengan keras untuk mengingatkan bahwa ada konsekuensi dari setiap kejahatan yang mereka lakukan.

Maksud dari pernyataan bahwa Tuhan pemarah pendendam dan pembalas adalah bahwa Tuhan itu tidak memihak kejahatan. Setiap dosa dan pelanggaran pasti akan mendapatkan hukuman dari Tuhan. Tuhan berada di sisi kebaikan karena Dia adalah Tuhan yang sangat baik itu.

Sebabnya Kejahatan akan dilawan dan dihancurkan oleh Tuhan. Janganlah kita menjadi bingung tentang Tuhan ketika membaca ayat-ayat ini dan jangan pula kita menjadi skeptis tidak peduli lalu tidak percaya tapi mari kita meresponi ayat ini dengan bersikap tinggal di sisi-nya Tuhan yaitu tinggal di dalam kebaikan dan dalam kasihNya.

Perhatikan dalam kitab Nahum 1:7 Disitu dikatakan Tuhan itu baik; Ia adalah tempat pengungsian. pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepadaNya.
Inilah sifat Tuhan yang perlu kita mengerti bahwa Tuhan itu baik dan Ia sesungguhnya selalu baik kepada kita yang adalah umat pilihanNya oleh kasih karunia-Nya.

Ketika kita ada dalam penderitaan atau kesukaran berbagai situasi persoalan yang sulit tidak ada tempat terbaik untuk mengungsi, tidak ada tempat yang terbaik untuk kita berlari selainkepada Tuhan.

Renungan: Bersukacita Senantiasa

Tuhanlah tempat Dimana kita bisa bersandar. Tuhan adalah semuanya. Kita bisa berlindung pada saat hati kita susah, ketika kita tidak berdaya. Tinggallah selalu di dalam dia karena di dalam Tuhan kita mendapatkan kelegaan perlindungan kasih sayang dan keselamatan. kelompok you 11 e28 Tuhan

Matius 11:28-30
Khotbah tentang Tuhan itu Baik

Saudara dikasih Tuhan, Datanglah kepada Tuhan Yesus karena hanya di dalam Dia, kita mendapatkan ketenangan. Dialah tempat pengungsian kita. Dialah tempat kita bernaung dan berlindung dan hanya daripadaNya saja kita mendapatkan apa yang kita perlukan. Tuhan melimpahi kita dengan kemurahan kasih kebaikan dan kehidupan yang kekal.

Scroll to Top